
Melalui program ini, PT Dharma Lautan Utama menerapkan prinsip 3R dalam operasional perusahaan sekaligus memperluas implementasinya kepada masyarakat dengan menyediakan fasilitas pemilahan sampah yang dapat dimanfaatkan warga.
Ia berharap program tersebut mampu mengurangi volume sampah yang berakhir di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sekaligus meningkatkan nilai ekonomi sampah melalui proses pemilahan dan daur ulang.
“Keberadaan fasilitas pemilahan sampah menjadi langkah penting untuk membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif. Dengan pemilahan sejak dari sumber, sampah yang masih memiliki nilai guna dapat didaur ulang, sementara jumlah sampah residu yang dikirim ke TPA dapat ditekan secara signifikan,” jelasnya.
Ivan menambahkan, langkah tersebut sejalan dengan kebijakan Pemerintah Kota Makassar yang terus mendorong perubahan pola pengelolaan sampah, dari kebiasaan membuang menjadi memilah dan mengolah sampah sejak dari rumah tangga maupun lingkungan sekitar.
Selain memberikan dampak terhadap pelestarian lingkungan, program TJSL PT Dharma Lautan Utama juga diharapkan mampu menghadirkan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat. Melalui pengelolaan sampah yang bernilai jual, warga berpeluang memperoleh tambahan pendapatan sekaligus meningkatkan kesadaran menjaga kebersihan lingkungan.





