MakassarNews

DLH Makassar Gencarkan Edukasi Pengelolaan Sampah, Warga Biringkanaya Diajak Pilah Sampah dari Rumah

SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus mengintensifkan edukasi kepada masyarakat mengenai pengelolaan sampah melalui Sosialisasi Pengelolaan Persampahan Lingkup Kecamatan Biringkanaya yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Biringkanaya, Rabu (23/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah secara bijak dengan menerapkan pemilahan sejak dari sumbernya atau rumah tangga.

Dalam sosialisasi itu, peserta diberikan pemahaman mengenai tata cara memilah sampah berdasarkan jenisnya, yakni sampah organik, anorganik, dan residu. Langkah tersebut diharapkan mampu mendorong pengelolaan sampah yang lebih efektif sekaligus mengurangi beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

BACA JUGA  Harganas ke-33, Wali Kota Makassar Ajak Perkuat Peran Orang Tua Sambut Indonesia Emas 2045

Mewakili Camat Biringkanaya, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Seksi Kebersihan Kecamatan Biringkanaya, Andi Mansyur, S.Sos., membuka kegiatan sekaligus menjadi narasumber. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pengelolaan sampah tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.

Menurutnya, perubahan pola pengelolaan sampah harus dimulai dari tingkat rumah tangga melalui kebiasaan memilah sampah sesuai jenisnya sebelum dibuang.

Dalam pemaparannya, Andi Mansyur menjelaskan bahwa mulai 1 Agustus 2026, TPA Antang hanya akan menerima sampah residu. Sementara itu, sampah organik dan anorganik diharapkan sudah dikelola dari sumbernya melalui pengomposan, bank sampah, maupun proses daur ulang.

BACA JUGA  DLH Makassar Perkuat Edukasi Pemilahan Sampah dari Rumah Tangga di Kelurahan Bitowa

Kebijakan tersebut merupakan langkah strategis Pemerintah Kota Makassar mengingat kapasitas TPA Antang yang telah mendekati batas maksimal sehingga diperlukan perubahan sistem pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, DLH Kota Makassar berharap masyarakat semakin memahami pentingnya membangun budaya memilah sampah sejak dari rumah. Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, pengelolaan persampahan di Kota Makassar diharapkan semakin optimal, mampu mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA Antang, serta mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. (*)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button