
Sebagai bagian dari pendampingan, sekitar pukul 18.20 WITA Tim pengelola KKN Unhas bersama Dosen Pendamping KKN (DPK) mengunjungi kediaman mahasiswa untuk memastikan kondisi kesehatannya. Tim juga menyarankan agar dilakukan pemeriksaan lanjutan di rumah sakit di Makassar sebagai langkah konfirmasi terhadap hasil pemeriksaan sebelumnya.
Kepala Subdirektorat Pembelajaran Berbasis Masyarakat pada Direktorat Pendidikan Universitas Hasanuddin, Dr. Ir. Sulaeha, SP.,M.Si., menjelaskan bahwa sekitar pukul 20.00 WITA, mahasiswa menjalani pemeriksaan di RS Pertamina Sudiang dengan didampingi orang tua dan Dosen Pendamping KKN.
“Hasil evaluasi medis menunjukkan seluruh parameter laboratorium tetap berada dalam batas normal, konsisten dengan hasil pemeriksaan di RSUD Pangkep,” kata Dr. Suleha.
Dokter menyampaikan bahwa kondisi yang dialami lebih mengarah pada kelelahan dan respons trauma pasca kejadian sehingga disarankan menjalani istirahat yang cukup untuk mendukung proses pemulihan.
Pemantauan terhadap kondisi mahasiswa terus dilakukan. Hingga Selasa (28/7) pagi, berdasarkan konfirmasi pengelola KKN kepada orang tua, kondisi Ine Agustin dilaporkan terus membaik. Pada pagi yang sama sekitar pukul 07.00 WITA, Dosen Pendamping KKN, Dr. Fauzia P. Bakti, SH, MH, juga mengunjungi Posko KKN di Kabupaten Pangkep untuk memastikan kondisi mahasiswa lainnya.





