
Pada kesempatan tersebut, ditekankan pentingnya peningkatan literasi keuangan di tengah pesatnya perkembangan layanan keuangan digital yang menghadirkan berbagai peluang sekaligus risiko bagi masyarakat. Peserta juga diberikan pemahaman mengenai berbagai modus kejahatan di sektor keuangan, seperti penipuan digital, penyalahgunaan data pribadi, serta praktik judi online yang dapat menimbulkan kerugian finansial maupun dampak sosial.
Sejalan dengan itu, OJK mengimbau masyarakat untuk senantiasa menjaga kerahasiaan data pribadi, tidak memberikan PIN maupun kode One Time Password (OTP) kepada pihak lain, serta selalu waspada terhadap tawaran investasi yang menjanjikan imbal hasil tinggi tanpa risiko.
Selanjutnya, PT Pegadaian memaparkan berbagai produk dan layanan yang dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai bagian dari perencanaan keuangan, antara lain layanan gadai, pembiayaan, investasi emas, dan Tabungan Emas. Dalam paparannya disampaikan pentingnya memilih produk dan layanan keuangan yang legal, aman, serta sesuai dengan kebutuhan dan tujuan keuangan masing-masing, sehingga dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi peningkatan kesejahteraan keluarga.





