
SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR – Di tengah tekanan industri untuk meningkatkan efisiensi sekaligus menekan jejak lingkungan, riset kini dituntut melampaui publikasi ilmiah. Temuan-temuan di laboratorium harus bertransformasi menjadi teknologi, model pemberdayaan, hingga solusi ekologis yang dapat diterapkan secara langsung di lapangan.
Berangkat dari semangat tersebut, Universitas Hasanuddin (Unhas) dan PT. Semen Tonasa menjalin kolaborasi strategis melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding, MoU), untuk mendorong lahirnya inovasi berbasis sains yang menjawab kebutuhan industri sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan.
Rektor Unhas, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan solusi ilmiah terhadap tantangan yang dihadapi dunia industri. Menurutnya, riset tidak seharusnya berhenti sebagai publikasi akademik, melainkan menjadi dasar lahirnya inovasi yang mampu meningkatkan daya saing nasional.
“Kerja sama inovasi sangat penting. Tidak ada negara yang mampu mencapai pertumbuhan ekonomi tanpa inovasi. Karena itu, universitas harus hadir melalui riset yang mampu menjawab kebutuhan industri sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Prof. JJ.





