MakassarNews

Kuliner Makassar Curi Perhatian di ASEAN Day Food Festival 2026, Coto hingga Pisang Ijo Laris Manis

“Kita senang sekali karena makanan khas Makassar ternyata laris manis. Kue-kue yang kita bawa hampir habis bahkan sebelum acara selesai. Ini tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi kita karena bisa membawa nama Makassar dan memperkenalkan kuliner kita di sini,” tuturnya.

Melinda berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan pada tahun-tahun mendatang dengan cakupan dan skala yang lebih besar. Tingginya antusiasme pengunjung, menurutnya, menunjukkan bahwa ASEAN Day memiliki potensi besar sebagai ruang promosi budaya dan kuliner antarnegara.

BACA JUGA  TP PKK Kunjungi Lima Posyandu, Dorong Inovasi dan Evaluasi Layanan Kesehatan

“Semoga ke depannya ASEAN Day bisa semakin besar. Hari ini saja tempatnya sangat ramai dan padat, bahkan pendaftaran pengunjung sampai harus ditutup karena antusiasmenya tinggi. Mudah-mudahan tahun depan bisa menggunakan tempat yang lebih luas dan terbuka untuk umum, sehingga semakin banyak orang yang bisa menikmati dan mengenal kuliner dari berbagai negara, termasuk kuliner khas Makassar,” harapnya.

Dari Coto Makassar yang kaya rempah, pisang ijo yang ikonik, hingga aneka kue tradisional, setiap sajian menjadi medium sederhana untuk memperkenalkan kekayaan budaya Makassar kepada masyarakat dunia.

BACA JUGA  Melinda Aksa Kunjungi Sikola Mangkasara Rappokalling, Apresiasi Pendidikan Gratis untuk Anak-anak

Lihat Semua

Previous page 1 2 3 4Next page

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button