
Selain aspek teknis, Zulkifly turut menyoroti kehadiran aparatur sipil negara (ASN) dalam upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Setiap perangkat daerah diminta mengirimkan perwakilan pegawai sesuai ketentuan serta memastikan seluruh peserta yang telah ditetapkan hadir di lokasi upacara.
Undangan juga akan mencakup unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), mantan wali kota dan wakil wali kota, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan serta sejumlah unsur lainnya.
Kesiapan Lapangan Karebosi sebagai lokasi utama upacara juga menjadi perhatian Pemkot Makassar. Seluruh sarana dan prasarana diminta dipastikan siap digunakan, baik untuk kebutuhan latihan maupun pelaksanaan upacara pada puncak peringatan.
“Persiapan lokasi juga akan mencakup penataan area, kebutuhan peserta dan tamu undangan, akses keluar-masuk, hingga dukungan fasilitas penunjang lainnya,” tegas Zulkifly.
Menurutnya, seluruh kebutuhan tersebut harus dipetakan sejak awal untuk menghindari persoalan teknis yang berpotensi muncul menjelang hari pelaksanaan.
Sebagai tindak lanjut rapat koordinasi perdana, Pemkot Makassar akan kembali menggelar rapat pemantapan. Setiap perangkat daerah diminta membawa bahan lengkap terkait susunan acara, daftar undangan, layout lokasi, kebutuhan sarana dan prasarana, jadwal perlombaan, pembagian tugas OPD hingga agenda kunjungan Wali Kota Makassar selama rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan RI.





