MakassarNews

DPPKB Makassar Pantau Pengelolaan DASHAT di Tanjung Merdeka, Sasar Keluarga Berisiko Stunting

SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR — Upaya mencegah stunting di Kota Makassar tidak hanya dilakukan melalui intervensi kesehatan, tetapi juga dari meja makan keluarga. Hal ini yang coba didorong Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar melalui program Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT).

DPPKB Makassar melakukan pemantauan sekaligus fasilitasi pengelolaan DASHAT di Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) Kelurahan Tanjung Merdeka, Kecamatan Tamalate.

Program tersebut mengajak masyarakat melihat bahan pangan yang tersedia di sekitar sebagai sumber nutrisi yang bisa diolah menjadi menu sehat untuk keluarga. Pendekatan ini sekaligus mendorong masyarakat agar tidak selalu bergantung pada bahan pangan yang mahal untuk memenuhi kebutuhan gizi.

BACA JUGA  Pemkot Makassar Siap Unjuk Gigi di Munas APEKSI 2025

Dalam kegiatan tersebut, kader dan masyarakat mendapat pendampingan terkait pengelolaan DASHAT, termasuk bagaimana menyediakan makanan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman.

Sasarannya pun tidak terbatas pada balita. Keluarga yang berisiko stunting, ibu hamil, ibu menyusui, bayi hingga balita menjadi kelompok yang mendapat perhatian dalam program ini.

Kelompok tersebut membutuhkan asupan gizi yang cukup untuk menunjang kesehatan ibu sekaligus pertumbuhan anak. Karena itu, DASHAT diarahkan bukan sekadar sebagai kegiatan pemberian makanan, tetapi juga sebagai sarana membangun kebiasaan makan sehat di lingkungan keluarga.

DPPKB Makassar juga mendorong peningkatan kemampuan masyarakat dalam mengolah bahan pangan lokal menjadi makanan bergizi. Dengan keterampilan tersebut, keluarga diharapkan mampu menyediakan menu sehat secara mandiri dengan memanfaatkan bahan yang mudah ditemukan dan terjangkau.

BACA JUGA  Wali Kota Tekankan Kolaborasi, Kepala Bappeda Makassar Dampingi di Placemaking Summit Unhas

Selain persoalan pemenuhan gizi, edukasi dalam DASHAT juga diarahkan untuk membentuk kesadaran baru di tingkat keluarga. Masyarakat didorong memahami bahwa pencegahan stunting membutuhkan perhatian sejak masa kehamilan dan terus berlanjut pada masa menyusui hingga periode pertumbuhan anak.

Melalui pengelolaan DASHAT di Kampung KB Tanjung Merdeka, DPPKB Makassar ingin menjadikan masyarakat sebagai pelaku utama dalam membangun pola konsumsi yang lebih sehat.

Dapur kemudian menjadi titik awalnya: dari bahan pangan lokal, diolah menjadi makanan bergizi, lalu menjadi bagian dari ikhtiar membangun keluarga sehat dan menekan risiko stunting di Makassar. (*)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button