
Munafri berharap KYF tidak berhenti sebagai festival tahunan, tetapi berkembang menjadi bagian dari ekosistem pemberdayaan pemuda. Anak muda diharapkan tidak hanya menjadi peserta, tetapi juga mendapatkan akses informasi, jejaring, pengembangan kapasitas, hingga peluang ekonomi.
Ia juga mendorong adanya aksi nyata yang menyentuh persoalan pemuda di tingkat masyarakat, termasuk isu kriminalitas, konflik antarkelompok, hingga anak putus sekolah.
“Saya berharap dari kegiatan seperti ini ada aksi nyata yang bisa kita lihat. Artinya, bagaimana kita memberikan bukan hanya pengetahuan, tetapi kegiatan kepada anak-anak muda yang ada di Kota Makassar,” tuturnya.
Selain KYF, Munafri membuka peluang kolaborasi dengan Kalla Group dalam pengembangan Makassar Creative Hub (MCH) yang tengah disiapkan Pemkot Makassar di sejumlah wilayah.
Salah satu peluang kolaborasi tersebut adalah pemanfaatan ruang di Mall Ratu Indah sebagai lokasi pengembangan MCH bagi anak muda di wilayah Kecamatan Panakkukang.
“Kami punya sendiri MCH, ada juga kami sewa tempat. Kalau bisa kita join tempat di Mall Ratu Indah untuk membangun MCH untuk anak-anak kita yang berada di wilayah Kecamatan Panakkukang,” kata Munafri.





