
Menurut Rifai, dukungan masyarakat menjadi salah satu faktor penting agar proyek dapat berjalan dengan baik sekaligus memberikan manfaat jangka panjang bagi daerah.
Ia juga menyambut baik masukan terkait tenaga kerja lokal, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat. Rifai menekankan pentingnya menjaga hubungan perusahaan dan masyarakat melalui komunikasi yang terbuka, saling menghormati, serta berorientasi pada kepentingan bersama.
Rifai turut mengajak generasi muda Kolaka mempersiapkan diri dengan meningkatkan kompetensi agar dapat memanfaatkan peluang kerja yang terbuka seiring perkembangan proyek.
“Kami menyambut baik aspirasi yang disampaikan dalam pertemuan ini. Masukan tersebut menjadi bagian penting dari dialog yang terus kami bangun bersama masyarakat dan para pemangku kepentingan,” kata Rifai.
Ia menambahkan, kesiapan sumber daya manusia lokal menjadi bagian penting agar manfaat investasi dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Pertemuan antara PT Vale dan masyarakat adat Tamalaki tersebut menjadi momentum untuk memperkuat hubungan kedua pihak. Dengan komunikasi yang terbuka, persepsi yang semakin selaras, serta kemitraan yang saling menghormati, keberadaan PT Vale di Kabupaten Kolaka diharapkan dapat terus mendukung iklim investasi yang kondusif sekaligus memperkuat keberlanjutan sosial dan ekonomi masyarakat di Wonua Mekongga. (*)





