
SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR — Perhatian terhadap keluarga yang menghadapi risiko stunting terus diarahkan hingga ke tingkat kelurahan. Di Kelurahan Bonto Duri, Kecamatan Tamalate, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar menyalurkan bantuan melalui Pojok Stunting kepada keluarga sasaran.
Penyaluran ini menyasar keluarga berisiko stunting, khususnya yang memiliki ibu hamil, ibu menyusui, bayi, dan balita. Kelompok tersebut menjadi perhatian karena kebutuhan gizinya lebih besar untuk menunjang kesehatan ibu sekaligus pertumbuhan anak.
Bantuan yang diberikan menjadi bentuk dukungan terhadap keluarga yang masih menghadapi keterbatasan dalam memenuhi kebutuhan pangan bergizi. Kehadiran Pojok Stunting diharapkan dapat membantu keluarga menjaga asupan makanan sekaligus meningkatkan perhatian terhadap kebutuhan nutrisi sehari-hari.
Namun, intervensi tersebut tidak semata-mata berbicara mengenai pemberian bantuan. DPPKB Makassar juga mendorong keluarga agar semakin memahami pentingnya pola makan sehat dan gizi seimbang dalam mendukung tumbuh kembang anak.
Pendekatan berbasis keluarga menjadi penting karena pencegahan stunting membutuhkan perhatian sejak masa kehamilan, berlanjut pada periode menyusui, hingga masa pertumbuhan anak. Pemenuhan kebutuhan gizi pada setiap tahapan tersebut menjadi salah satu faktor yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.





