
Menurutnya, jajaran pemerintah harus menjadi contoh dalam membangun kebiasaan memilah dan mengelola sampah dari sumbernya.
“Kita harus memberikan contoh bahwa kita yang selalu mengajak untuk bersihkan lingkungan, kita juga yang harus selalu memulai,” tegasnya.
Porseni juga dimanfaatkan sebagai ruang mempererat hubungan antarsatuan kerja, mulai dari SKPD, kecamatan hingga kelurahan. Interaksi dalam suasana santai dinilai dapat memperkuat komunikasi dan rasa kekeluargaan di lingkungan Pemkot Makassar.
Di sisi lain, sejumlah pelaku UMKM turut dilibatkan melalui booth yang menyediakan beragam produk bagi peserta dan pengunjung.
Munafri menekankan agar semangat kompetisi tidak berubah menjadi perselisihan. Ia meminta seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas dan menjaga suasana kekeluargaan.
“Yang dilarang tidak boleh berkelahi dan tidak boleh ribut. Harus happy, harus senang karena ini adalah acara kita sama-sama,” pesannya.
Kemeriahan Porseni semakin lengkap ketika Munafri bersama Ketua TP PKK Kota Makassar Melinda Aksa turut naik ke panggung. Keduanya membawakan lagu “Kamu Gak Sendiri” milik Tipe-X, kemudian dilanjutkan dengan “Bento” dari Iwan Fals bersama mendiang Naniel Yakin.





