
SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR — Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, membuka pelaksanaan Supervisi, Monitoring, Evaluasi, dan Pelaporan (SMEP) perdana TP PKK tahun 2026 di Kecamatan Manggala. Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Camat Manggala, Selasa (18/8/2026).
Kecamatan Manggala menjadi lokasi pertama pelaksanaan SMEP tahun ini. Agenda tersebut merupakan kegiatan rutin TP PKK Kota Makassar untuk memantau dan mengevaluasi pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat yang berjalan di tingkat kecamatan hingga kelurahan.
Dalam sambutannya, Melinda mengatakan SMEP penting untuk memastikan berbagai program yang telah dirancang TP PKK dapat terlaksana secara optimal sekaligus memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Jadi, sebenarnya ini kita lakukan karena PKK ini kan mitra pemerintah. Kita perlu melakukan SMEP untuk melihat bagaimana program-program PKK ini telah berlangsung di tingkat kecamatan sampai kelurahan,” ujar Melinda.
Ia menjelaskan, SMEP tidak hanya berfungsi sebagai evaluasi administrasi maupun pelaksanaan program. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi antara TP PKK Kota Makassar dengan pengurus serta kader PKK di seluruh wilayah.
Melinda turut mendorong kader PKK mengambil peran aktif dalam membantu pemerintah menyosialisasikan berbagai program kepada masyarakat. Salah satu isu yang menjadi perhatian adalah pengelolaan dan pemilahan sampah yang dimulai dari lingkungan rumah tangga.
Ia meminta jajaran pemerintah kecamatan, lurah, pengurus PKK, hingga kader di Kecamatan Manggala terlebih dahulu menjadi contoh dalam menerapkan kebiasaan memilah sampah dari rumah.
Menurut Melinda, edukasi kepada masyarakat akan lebih mudah diterima apabila para kader telah menerapkan kebiasaan tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
“Kalau sebelum kita minta orang lain untuk berubah, kita harus berubah duluan. Sebelum orang lain kita minta praktikkan, kita harus praktikkan sendiri di rumah,” tegasnya.
Melinda juga mengapresiasi para kader yang selama ini aktif mengajak keluarga masing-masing menerapkan pemilahan sampah sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat di lingkungan sekitar.
Ia berharap SMEP dapat menjadi momentum refleksi bagi seluruh jajaran TP PKK untuk mengevaluasi program yang telah berjalan, mengidentifikasi kendala, serta menyusun langkah perbaikan yang lebih efektif ke depan.
“Yang paling penting adalah bagaimana kita memperkuat komitmen, kolaborasi, dan koordinasi agar program PKK benar-benar bisa hadir sebagai solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat,” katanya.
Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan supervisi, monitoring, evaluasi, dan pelaporan terhadap berbagai program PKK di Kecamatan Manggala. Pengurus TP PKK Kota Makassar bersama pengurus TP PKK Kecamatan Manggala melakukan peninjauan terhadap pelaksanaan program di wilayah tersebut.
Melalui SMEP yang dilaksanakan secara berkelanjutan, Melinda berharap program pemberdayaan dan pembinaan masyarakat dapat berjalan lebih terukur. Di saat yang sama, peran kader PKK sebagai mitra pemerintah di tingkat kewilayahan diharapkan semakin kuat dalam menghadirkan solusi bagi kebutuhan masyarakat. (*)





