
SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di tengah musim kemarau panjang yang melanda Kota Makassar.
Pesan tersebut disampaikan Munafri saat menghadiri Malam Ramah Tamah dan Hiburan Rakyat dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar Organisasi Rukun Warga (ORW) 06 Kelurahan Pandang, Kecamatan Panakkukang, Sabtu (22/8/2026) malam.
Munafri menekankan bahwa pencegahan harus menjadi langkah utama untuk mengantisipasi kebakaran, baik di rumah maupun lingkungan sekitar.
“Yang paling pertama adalah kewaspadaan kita dan pencegahan kita terhadap yang namanya bahaya kebakaran,” ujar Munafri.
Menurutnya, kondisi kemarau panjang membuat risiko kebakaran semakin tinggi. Bahkan, ia menyebut kebakaran masih terjadi hampir setiap hari di sejumlah wilayah Makassar.
“Di Kota Makassar ini, hampir setiap hari ada kebakaran. Ini adalah bagian dari musim kemarau yang sangat panjang,” katanya.
Karena itu, Munafri meminta pengurus RT dan RW aktif mengingatkan warga mengenai langkah pencegahan, terutama saat rumah ditinggalkan dalam keadaan kosong.
Warga diminta memastikan peralatan listrik telah dicabut sebelum bepergian dan memastikan api kompor benar-benar padam setelah digunakan.
“Kalau tetangga-tetangga mau pergi bepergian dan mengosongkan rumahnya, tolong disampaikan kepada Bapak RW atau RT-nya untuk memperhatikan listriknya,” pesannya.
Kemarau Picu Kekeringan dan Risiko Penyakit
Selain meningkatkan potensi kebakaran, kemarau panjang juga berisiko memicu kekeringan dan meningkatkan penyebaran penyakit di tengah masyarakat.
Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, Munafri meminta Camat Panakkukang dan Lurah Pandang berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan agar layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) dapat rutin digelar di tengah masyarakat.
Ia menilai lokasi kegiatan di Kelurahan Pandang cukup luas dan representatif untuk dijadikan salah satu titik pelayanan kesehatan.
“Ini tempatnya saya pikir cukup dan luas untuk dipakai untuk membuat cek kesehatan gratis,” ujarnya.
Pemkot Makassar juga akan mengerahkan sumber daya yang tersedia untuk memastikan kebutuhan air bersih warga terdampak kekeringan tetap terpenuhi.
Perumda Air Minum Kota Makassar, Dinas Pekerjaan Umum (PU), dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) akan dilibatkan dalam distribusi air bersih ke wilayah yang membutuhkan.
“Kami akan memastikan penyediaan air bersih bisa sampai di tengah-tengah masyarakat. Seluruh apa yang kami miliki akan kami maksimalkan,” kata Munafri.
“Baik dari PDAM, Dinas PU, maupun BPBD, semuanya kita akan turunkan untuk memastikan suplai dan pasokan air bersih bisa sampai di tengah-tengah masyarakat,” lanjutnya.
Dorong Urban Farming dan Pemilahan Sampah
Di tengah kondisi kemarau, Munafri juga mengajak masyarakat memanfaatkan lahan sempit maupun lahan yang belum produktif untuk mengembangkan pertanian perkotaan atau urban farming.
Menurutnya, pemanfaatan lahan kosong dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga sekaligus membuka peluang tambahan pendapatan bagi masyarakat.
“Bagaimana kita memaksimalkan lahan-lahan sempit, lahan-lahan penganggur untuk menjadikan wilayah itu sebagai pusat pertanian dengan metode urban farming atau pertanian lahan sempit,” ajaknya.
Munafri juga mengapresiasi masyarakat Kelurahan Pandang yang mulai aktif memilah sampah dari rumah. Ia meminta Camat Panakkukang, Lurah Pandang, serta jajaran RT dan RW memperluas gerakan tersebut agar semakin banyak warga terlibat.
“Saya dengar sudah mulai memilah sampah dengan baik. Terima kasih Pak Camat, tolong ditambah lagi intensitasnya, Bapak dan Ibu RT, RW,” tuturnya.
Menurut Munafri, partisipasi warga menjadi kunci dalam menjaga kebersihan sekaligus membangun sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat di tingkat kelurahan.
Kegiatan Malam Ramah Tamah dan Hiburan Rakyat tersebut turut dihadiri Camat Panakkukang Syahril bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Panakkukang, Lurah Pandang Andi Sri Wahyuni, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, Tripika Kelurahan Pandang, serta para ketua RW dan RT se-Kelurahan Pandang. (*)





