
SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR — Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar meminta maaf kepada masyarakat atas perubahan rute dan rekayasa lalu lintas yang diberlakukan dalam rangka pelaksanaan MTQ VIII KORPRI Tingkat Nasional 2026.
Perubahan tersebut dilakukan menyusul penyesuaian lokasi awal defile peserta. Jika sebelumnya defile direncanakan dimulai dari kawasan Benteng Rotterdam, rute terbaru dimulai dari Jalan Slamet Riyadi, tepatnya kawasan Taman Macan sekitar MGC–Kantor Pos, kemudian melintasi Jalan Jenderal Ahmad Yani dan berakhir di Tribun Lapangan Karebosi.
Rekayasa berupa penutupan dan pengalihan arus lalu lintas diberlakukan sementara pada pukul 15.00–18.00 WITA.
Kepala Dishub Kota Makassar, Muhammad Rheza, mengatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah skema pengalihan untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas selama defile berlangsung.
Pengaturan lalu lintas dilakukan di sejumlah titik, antara lain persimpangan Jalan Hasanuddin menuju Jalan Slamet Riyadi atau Jalan Pattimura, Jalan Hasanuddin–Slamet Riyadi, sepanjang Jalan Ahmad Yani, Jalan Nusantara, hingga kawasan Simpang Tugu Mandiri Jalan Riburane.
Kendaraan dari Jalan Hasanuddin menuju kawasan Slamet Riyadi akan diarahkan melalui Jalan M.H. Thamrin. Sementara kendaraan dari arah Jalan Hasanuddin–Slamet Riyadi dapat dialihkan menuju Jalan Pattimura sesuai tujuan perjalanan.
Untuk kendaraan yang melintas di Jalan Ahmad Yani, pengalihan dilakukan melalui Jalan Riburane menuju Jalan Penghibur. Kendaraan kecil juga dapat menggunakan Jalan Jampea sebagai jalur alternatif.
“Kendaraan kecil juga dapat menggunakan alternatif melalui Jalan Jampea,” ungkap Rheza.
Sementara kendaraan dari arah Jalan Nusantara akan diarahkan terus menuju Jalan Penghibur dan selanjutnya ke arah Somba Opu.

Truk Diminta Hindari Pusat Kota
Rheza mengimbau masyarakat memperhatikan perubahan rute, mengikuti arahan petugas di lapangan, dan menghindari ruas jalan yang terdampak selama pelaksanaan defile.
Khusus kendaraan truk dan kendaraan berat, Dishub meminta pengemudi tidak memasuki kawasan pusat Kota Makassar selama rekayasa berlangsung. Pengemudi diimbau memilih jalur alternatif di luar pusat kota untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas.
“Kami memohon maaf atas perubahan dan pengalihan arus lalu lintas yang mungkin berdampak pada perjalanan masyarakat. Kami mengimbau pengguna jalan untuk mengikuti arahan petugas dan menggunakan jalur alternatif yang telah disiapkan,” ujar Rheza.
Untuk mendukung kelancaran rekayasa, Dishub Makassar mengerahkan 110 personel yang ditempatkan di sejumlah titik pengaturan lalu lintas.
Personel tersebut bertugas memastikan arus kendaraan tetap terkendali sekaligus mendukung pelaksanaan MTQ VIII KORPRI Tingkat Nasional 2026 agar berlangsung aman dan tertib.
“Kami mengharapkan pengertian dan dukungan masyarakat agar rangkaian MTQ VIII KORPRI Nasional di Kota Makassar dapat berjalan dengan lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh peserta maupun masyarakat,” tutupnya. (*)





