
SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR – Kota Makassar semakin memperkuat perannya dalam pengembangan ekosistem digital nasional setelah terpilih sebagai salah satu dari 10 kota hub dalam program Garuda Spark Innovation Hub (GSIH) Global Hub 2026.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri langsung peluncuran program yang digagas Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI tersebut di GSI BSD, Biomedical Campus BSD City, Tangerang, Banten.
Peluncuran dibuka Menteri Komunikasi dan Digital RI, Meutya Hafid, sebagai langkah memperkuat jejaring inovasi digital Indonesia sekaligus membuka ruang kolaborasi dengan ekosistem teknologi global.
Dalam kegiatan tersebut, Munafri didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Makassar Dr. Muhammad Roem, Kepala Bidang Humas dan IKP Abdullah, Kepala Bagian Prokopim Andi Ardhy Rahadian Sulham, serta Kasubag Protokol Ari Pahlawan Sofyan.
Munafri menilai keterlibatan Makassar dalam GSIH menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung perkembangan ekosistem digital nasional yang semakin mengandalkan konektivitas, kolaborasi, dan daya saing global.
Menurutnya, GSIH tidak hanya menjadi tempat berkumpulnya para pelaku teknologi, tetapi juga dapat menjadi ruang bertemunya berbagai kekuatan digital untuk melahirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Konsep tersebut dinilai sejalan dengan pengembangan Makassar Creative Hub (MCH) yang selama ini menjadi ruang kolaborasi bagi generasi muda, pelaku UMKM, pekerja kreatif, komunitas ekonomi kreatif, hingga pelaku industri digital di Kota Makassar.
Para penggiat MCH Makassar juga mengikuti prosesi peluncuran GSIH secara daring sebagai bagian dari upaya memperluas wawasan dan jejaring ekosistem digital.
Munafri menekankan bahwa pengembangan teknologi membutuhkan pembagian peran dan tanggung jawab bersama lintas sektor. Pemerintah, dunia usaha, akademisi, industri, dan generasi muda perlu membangun sinergi agar perkembangan teknologi tidak berhenti pada inovasi, tetapi mampu melahirkan solusi konkret bagi masyarakat dan pertumbuhan ekonomi.
“Sharing responsibility menjadi penting. Semua pihak harus mengambil peran agar teknologi yang dikembangkan benar-benar menghasilkan manfaat,” ujarnya.
Terpilihnya Makassar sebagai salah satu dari 10 hub GSIH diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang kolaborasi, mempercepat lahirnya talenta digital, serta mendorong UMKM memanfaatkan teknologi dalam pengembangan usahanya.
Keterlibatan tersebut sekaligus menjadi langkah Pemkot Makassar untuk memperkuat posisi kota sebagai daerah yang adaptif, inovatif, dan siap menghadapi perkembangan ekonomi digital. (*)





