
SOLUSIMEDIA.ID, MANGGARAI TIMUR — Respons kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur terus diperluas. Tim Kuliah Kerja Nyata Tematik Tanggap Bencana (KKN-TB) Universitas Hasanuddin (Unhas) Gelombang 117 bersama Agam Rinjani dan mitra dari Brasil, Bruno Tavarez, bergerak menjangkau sejumlah wilayah untuk memetakan kebutuhan sekaligus menyalurkan bantuan.
Kolaborasi yang berlangsung sejak 23 Agustus 2026 tersebut mencakup pemetaan kebutuhan warga, peninjauan lokasi terdampak, distribusi bantuan, hingga dukungan layanan kesehatan, psikososial, serta WASH (Water, Sanitation, and Hygiene).
Di Manggarai Timur, mahasiswa Unhas Muhammad Aflahal Mukmin dari Ilmu Hubungan Internasional dan Lantar Maulana Anugerah Daiva dari Pendidikan Dokter bersama Agam Rinjani dan Bruno Tavarez turun melakukan pemetaan di sejumlah titik.
Wilayah yang dipantau antara lain Gongger Bawah, Satarteu, Ronting, Desa Dampek, hingga Puskesmas Dampek.
Pemetaan tersebut dilakukan untuk mengetahui kondisi dan kebutuhan masyarakat secara langsung. Data lapangan kemudian menjadi dasar dalam menentukan bantuan prioritas agar dapat disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Gerakan kemanusiaan tersebut kemudian diperluas ke Kabupaten Nagekeo pada 24–25 Agustus 2026. Agam Rinjani bersama Bruno Tavarez melakukan peninjauan sekaligus menyalurkan sejumlah bantuan berupa terpal, tikar, selimut, obat-obatan, dan bahan makanan.
Pada saat yang sama, Tim KKN-TB Unhas Gelombang 117 tetap melanjutkan respons kemanusiaan di wilayah Satar Padut dan Satar Punda.
Mobilitas Mahasiswa Diperkuat
Untuk mendukung aktivitas di lapangan, Bruno Tavarez turut menyediakan dua unit sepeda motor bagi Tim KKN Unhas.
Kendaraan tersebut digunakan untuk membantu mobilitas mahasiswa dalam menjangkau desa-desa serta titik layanan yang memiliki akses lebih sulit.
Kolaborasi ini mempertemukan berbagai dukungan, mulai dari logistik, pendanaan, jejaring, hingga informasi lapangan dengan kapasitas mahasiswa Unhas dalam memberikan layanan langsung kepada masyarakat terdampak bencana.
Dari Manggarai Timur hingga Nagekeo, mahasiswa Unhas bersama mitra di Indonesia dan mitra internasional dari Brasil terus mengarahkan kegiatan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat sekaligus mendukung proses pemulihan pascabencana.
Misi tersebut sejalan dengan semangat KKN Tematik Tanggap Bencana Unhas Gelombang 117, yakni “Connecting people, resources, and action for recovery.”
Kegiatan kemanusiaan tersebut berlangsung di Manggarai Timur dan Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, pada 23–25 Agustus 2026. (*/dhs)





