
“Kami mengajak camat dan lurah hadir. Di situ saja sama-sama datang. Lalu RT/RW di Kecamatan Ujung Tanah, juga kita ajak hadir, supaya lebih meriah,” ujarnya.
Perahu Nelayan Ikut Semarakkan Maulid
Konsep Maulid Akbar tahun ini juga dibuat lebih dekat dengan kehidupan masyarakat pesisir. Pemerintah kota tengah menyiapkan keterlibatan perahu-perahu nelayan untuk turut menjadi bagian dari kemeriahan acara.
Munafri mengatakan panitia telah berkoordinasi dengan Dinas Perikanan dan Pertanian (DP2) untuk mempersiapkan keterlibatan nelayan dalam kegiatan tersebut.
“Sekarang panitia sudah koordinasi sama DP2 untuk siapkan perahu nelayan. Ada juga yang bersiap-siap ikut ambil andil dalam acara Pemkot,” ungkapnya.
Kehadiran perahu nelayan diharapkan semakin memperkuat karakter Maulid Pesisir Makassar sekaligus menghadirkan suasana yang menyatu dengan kehidupan masyarakat Paotere.
Pemilihan Paotere sebagai lokasi kegiatan juga menjadi bagian dari upaya Pemkot Makassar menghadirkan kegiatan keagamaan langsung di tengah masyarakat. Kawasan tersebut dikenal memiliki sejarah panjang sebagai salah satu sentra aktivitas nelayan dan perdagangan laut di Kota Makassar.





