MakassarNews

Appi Soroti Lurah yang Malas, Minta Kebersihan Wilayah Jadi Tanggung Jawab Utama

“Lurah yang sakit, tolong juga disampaikan kepada saya. Karena banyak kinerja yang belum maksimal. Ada lurah yang tidak bisa bekerja karena kondisi fisik,” ujarnya.

Namun, kondisi tersebut menurutnya harus dibedakan dengan pejabat yang secara fisik sehat tetapi tidak memiliki kemauan untuk bekerja.

“Ada juga lurah yang sehat, tapi memang tidak mau bekerja? Ada. Ada juga lurah lebih banyak di warkop daripada di kantornya, ada,” katanya.

Munafri juga menyinggung adanya lurah yang dinilai lebih banyak mengurus kepentingan bisnis pribadi dibandingkan tugas kedinasannya.

BACA JUGA  OJK dan Kementerian Ekraf Perkuat Kolaborasi Pengembangan Inovasi Keuangan Digital Berbasis Web3

“Ada juga lurah lebih banyak urus bisnisnya daripada urus kantornya, ada. Dan laporannya tidak sedikit,” sambungnya.

Lurah Diminta Turun Pantau Sampah

Munafri menegaskan, tugas lurah tidak sebatas menyelesaikan urusan administrasi. Mereka harus aktif turun ke lapangan, menyapa masyarakat, sekaligus memastikan persoalan lingkungan seperti sampah dan kebersihan tertangani.

“Lurah harus sudah turun pantau lingkungan, sampah dan sapa warga. Lurah itu yang lebih dekat dengan kondisi masyarakat. Kalau tidak begitu, susah juga nanti,” tegasnya.

BACA JUGA  Wakil Walikota Makassar, Aliyah Mustika Ilham Apresiasi Kehadiran EyeQu sebagai Pusat Layanan Lasik Pertama di Makassar

Lihat Semua

Previous page 1 2 3 4 5 6Next page

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button