
SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin memanfaatkan akhir pekan dengan menghadiri dua agenda olahraga yang melibatkan ribuan warga, Minggu (30/8/2026). Tak sekadar mengajak masyarakat aktif bergerak, kehadiran Munafri juga menjadi momentum untuk memperkuat peran tenaga kesehatan serta mendorong koperasi sebagai salah satu penggerak ekonomi masyarakat.
Agenda pertama berlangsung di kawasan STIKES Panakkukang, Jalan Adhyaksa. Di lokasi tersebut, Munafri melepas ribuan peserta PPNI Fun Run 2026 yang digelar Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Makassar.
Peserta berasal dari berbagai kalangan, mulai dari tenaga kesehatan dan perawat, keluarga, hingga masyarakat umum. Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi para peserta untuk berolahraga sekaligus mempererat kebersamaan.
Saat menyapa peserta, Munafri turut memberikan candaan terkait banyaknya tenaga medis yang hadir dalam kegiatan tersebut. Ia mengapresiasi antusiasme para perawat, namun mengingatkan agar kehadiran mereka di kegiatan tidak sampai mengganggu pelayanan kesehatan di fasilitas masing-masing.
Munafri kemudian menekankan pentingnya peran perawat dalam menjaga kesehatan masyarakat. Menurutnya, profesi tersebut memiliki posisi strategis sebagai bagian dari garda terdepan pelayanan kesehatan dan harus dijalankan dengan kebanggaan serta tanggung jawab.
Ia juga mengingatkan para peserta untuk menjaga kondisi tubuh dan mengikuti kegiatan lari dengan memperhatikan kemampuan fisik masing-masing agar keselamatan tetap menjadi prioritas.
Setelah melepas peserta PPNI Fun Run 2026, Munafri melanjutkan agenda ke Jalan Jenderal Sudirman. Di depan Balai Prajurit Manunggal, ia kembali hadir untuk melepas peserta jalan sehat bersama gerakan koperasi se-Kota Makassar.
Kegiatan tersebut menjadi wadah silaturahmi dan konsolidasi bagi pengurus serta anggota koperasi di Kota Makassar. Dalam kesempatan itu, Munafri mendorong pengelola koperasi untuk tidak menjadikan kelembagaan sekadar formalitas administratif.
Menurutnya, keberhasilan koperasi sangat bergantung pada kualitas kepemimpinan dan tata kelola para pengurus. Koperasi harus dikelola secara profesional, transparan, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan anggotanya.
Munafri menilai penguatan tata kelola menjadi langkah penting agar koperasi mampu berkembang secara mandiri dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Koperasi jangan hanya berjalan karena memenuhi persyaratan administrasi. Yang paling penting adalah bagaimana pengurus mampu mengelola koperasi secara baik sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh anggota,” pesan Munafri.
Kehadiran Munafri dalam dua kegiatan tersebut menunjukkan upaya Pemerintah Kota Makassar menghubungkan agenda olahraga dengan penguatan sektor pelayanan publik dan ekonomi kerakyatan.
Melalui kegiatan bersama masyarakat, Pemkot Makassar mendorong terciptanya budaya hidup sehat sekaligus memperkuat kolaborasi dengan komunitas dan pelaku ekonomi lokal.
Munafri berharap semangat kebersamaan yang terbangun melalui berbagai kegiatan tersebut dapat terus berkembang dan menjadi bagian dari upaya mewujudkan Makassar sebagai kota yang sehat, produktif, dan semakin mandiri. (*)





