
Lebih jauh, Melinda mengajak para perempuan meneladani sosok Rasulullah SAW dalam menjalankan berbagai peran kehidupan. Rasulullah tidak hanya menjadi pemimpin umat, tetapi juga memberikan teladan sebagai suami dan kepala keluarga.
Menurutnya, kepemimpinan yang baik sesungguhnya berawal dari keluarga. Kemampuan membangun rumah tangga yang harmonis dan menjalankan tanggung jawab sebagai pasangan maupun orang tua menjadi dasar sebelum seseorang menjalankan tanggung jawab yang lebih luas di tengah masyarakat.
“Rasulullah memberikan contoh bahwa menjadi pemimpin bukan hanya tentang bagaimana kita memimpin orang lain, tetapi juga bagaimana kita menjadi pasangan dan orang tua yang baik di dalam rumah,” ujarnya.
Melinda juga menekankan pentingnya komunikasi dan saling menghormati antara suami dan istri. Setiap aktivitas dan tanggung jawab di luar rumah, kata dia, perlu dibangun melalui komunikasi serta kesepahaman agar tidak mengabaikan kewajiban terhadap keluarga.
Ia berharap nilai-nilai yang disampaikan dalam peringatan Maulid dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, tempat kerja, maupun dalam kehidupan bermasyarakat.





