MakassarNews

Iuran Sampah Gratis Makassar Diperluas, 3.122 Rumah Berdaya 1.300 VA di Ujung Tanah Kini Ikut Dibebaskan

SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR — Kabar baik bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Kota Makassar. Pemerintah Kota Makassar memperluas cakupan program pembebasan iuran sampah yang sebelumnya hanya diberikan kepada rumah tangga dengan daya listrik 450 hingga 900 Volt Ampere (VA).

Mulai tahun ini, kebijakan tersebut diperluas hingga rumah tangga dengan daya listrik mencapai 1.300 VA.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, mengatakan perluasan program merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk meringankan pengeluaran masyarakat sekaligus mendorong perubahan pola pengelolaan sampah dari tingkat rumah tangga.

Hal itu disampaikan Munafri saat menghadiri Pesta Rakyat Kecamatan Ujung Tanah dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Rabu (2/9/2026) malam.

Munafri menjelaskan, program pembebasan iuran sampah telah berjalan sejak tahun sebelumnya. Pada tahap awal, penerima manfaat ditentukan berdasarkan daya listrik rumah tangga, yakni 450 hingga 900 VA.

Tahun ini, cakupannya diperlebar dengan memasukkan rumah tangga yang menggunakan listrik hingga 1.300 VA.

“Ini kita mulai dari melihat KWH atau beban listrik yang ada di rumah masing-masing,” ujar Munafri.

“Tahun lalu kita sudah mulai dengan kekuatan atau daya listrik 450 sampai 900 watt, dan tahun ini kita akan tingkatkan ke kemampuan listriknya 900 sampai 1.300,” lanjutnya.

BACA JUGA  Iuran Sampah Gratis Diperluas, 14.977 Rumah di Rappocini Berpotensi Jadi Penerima

Khusus di Kecamatan Ujung Tanah, program pembebasan iuran sampah telah menjangkau 3.122 rumah.

Munafri meminta pemerintah kecamatan memastikan rumah yang masuk dalam program tersebut diberi penanda berupa stiker. Penandaan itu diperlukan agar masyarakat dapat mengetahui rumah penerima manfaat sekaligus menjadi bentuk transparansi pelaksanaan program.

“Di Kecamatan Ujung Tanah, sudah menjangkau 3.122 rumah. Pak Camat tolong rumah-rumah yang akan digratiskan, ditempelkan stiker. Buat laporannya bahwa ini sudah gratis,” tegasnya.

Gratis Iuran, Warga Tetap Wajib Pilah Sampah

Munafri menegaskan program tersebut tidak semata-mata diberikan sebagai bentuk bantuan kepada masyarakat.

Pembebasan iuran sampah juga diarahkan menjadi bagian dari strategi Pemkot Makassar untuk membangun kesadaran warga agar mulai bertanggung jawab terhadap sampah yang dihasilkan dari rumah masing-masing.

Karena itu, rumah tangga penerima manfaat tetap memiliki kewajiban untuk memilah sampah sebelum diserahkan kepada petugas pengangkut.

Kebijakan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mengurangi jumlah sampah yang berakhir di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa, Antang.

“Kita tidak mau membebani seluruh sampah kita langsung ke TPA. Kita mau ini bisa kita selesaikan sendiri karena ini adalah sampah yang kita produksi,” kata Munafri.

BACA JUGA  Janji Politik 15.177 KK Tamalate Kini Bebas Iuran Sampah, Munafri Wajibkan Warga Pilah dari Rumah

Ia mendorong masyarakat tidak hanya memisahkan sampah organik dan anorganik, tetapi juga mulai mengolah sampah yang masih memiliki nilai guna.

Sampah organik dapat dikelola menjadi berbagai produk, sementara sampah anorganik yang memiliki nilai jual dapat dimanfaatkan sebagai sumber tambahan pendapatan keluarga.

“Sampah organik bisa terkelola dengan baik, sampah anorganik bisa menjadikan tambahan penghasilan rumah tangga,” ujarnya.

Pemkot Makassar berharap perluasan program iuran sampah gratis dapat memberikan manfaat ganda bagi masyarakat.

Di satu sisi, kebijakan tersebut diharapkan mengurangi beban pengeluaran rumah tangga berpenghasilan rendah. Di sisi lain, masyarakat didorong untuk semakin aktif memilah dan mengelola sampah sejak dari rumah.

Program ini juga menjadi bagian dari strategi Pemkot Makassar mengurangi beban TPA Tamangapa dengan menekan volume sampah dari sumbernya.

Dengan pengelolaan yang dimulai dari rumah, Pemkot Makassar menargetkan sistem persampahan dapat berjalan lebih efektif sekaligus mendorong terciptanya lingkungan kota yang lebih bersih dan berkelanjutan. (*)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button