
“Hari ini kami berkoordinasi dengan Pak Wali untuk melaporkan kondisi distribusi BBM di Kota Makassar khususnya, dan secara umum,” jelasnya.
Eko menyebut, dirinya bersama tim telah berada di Makassar sejak Jumat untuk melakukan koordinasi dan menyusun strategi penanganan antrean. Pertamina juga menggali masukan dari sejumlah elemen masyarakat guna memperkuat langkah yang diterapkan di lapangan.
Buffer Zone 24 Jam dan 12 SPBU Layani Pertalite Penuh
Salah satu langkah teknis yang dilakukan Pertamina adalah membuka buffer zone selama 24 jam serta menambah SPBU yang memberikan pelayanan penuh untuk produk Pertalite.
“Kita juga sudah membuka buffer zone 24 jam dan kemudian kemarin ada sekitar 12 SPBU yang kita buka full Pertalite,” ungkap Eko.
Langkah tersebut dilakukan untuk mengoptimalkan seluruh nozzle yang tersedia di SPBU sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat dipercepat.
Selain itu, Pertamina mendukung kebijakan Pemerintah Kota Makassar yang mengatur arus kendaraan melalui sistem ganjil-genap. Eko menegaskan, kebijakan tersebut bukan untuk membatasi masyarakat mendapatkan BBM, melainkan mengendalikan kepadatan kendaraan agar antrean tidak kembali mengular hingga ke jalan raya.





