
Ia mengatakan, arahan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin alias Appi menjadi salah satu pertimbangan dalam mendorong perubahan pola program tersebut.
βIni sesuai arahan Pak Wali Kota, jangan kita larut dengan pendistribusian yang habis atau konsumtif, tetapi kita juga harus berpikir produktif,β jelasnya.
Menurut Usman, bantuan berupa fasilitas air bersih diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih panjang dibandingkan bantuan yang hanya digunakan sekali.
Karena itu, BAZNAS Makassar akan terus membuka peluang kolaborasi dengan pemerintah maupun BAZNAS Pusat untuk memperbanyak titik layanan air bersih di wilayah yang membutuhkan.
Di sisi lain, evaluasi terhadap program juga akan dilakukan, terutama dalam hal pendataan penerima manfaat. Langkah tersebut penting agar fasilitas yang dibangun benar-benar menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
Ke depan, program BAZNAS Makassar juga akan diselaraskan dengan agenda pembangunan Pemkot Makassar sesuai ruang program yang dapat dijalankan dalam tahun anggaran berjalan.
Usman menjelaskan, BAZNAS memiliki Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) sebagai acuan dalam menjalankan program.





