MakassarNews

Unhas dan Telkomsel Perkuat Ekosistem Digital, Buka Akses Magang Virtual bagi Mahasiswa

SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR — Universitas Hasanuddin (Unhas) memperkuat kolaborasi dengan PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) dalam mendukung pembelajaran berbasis digital dan mempersiapkan mahasiswa menghadapi kebutuhan dunia kerja.

Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan program studi independen bagi mahasiswa Unhas yang dirangkaikan dengan Career Talk bertajuk “Teknologi Terus Tumbuh, Jalan Karier Seperti Apa yang Harus Kita Tempuh?”

Kerja sama Unhas dan Telkomsel mencakup dukungan konektivitas melalui paket kuota khusus untuk mengakses aplikasi pembelajaran kampus. Selain itu, mahasiswa juga mendapatkan kesempatan mengikuti program virtual internship atau VirtuShip untuk memperoleh pengalaman kerja di Telkomsel secara daring.

Direktur Kemahasiswaan Unhas, Prof. Dr. Ir. Suhasman, S.Hut., M.Si., IPM., mengapresiasi kolaborasi tersebut. Menurutnya, Telkomsel menjadi salah satu perusahaan yang dapat menjadi tujuan karier bagi lulusan perguruan tinggi, sehingga kerja sama ini memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengenal dunia kerja sekaligus mengikuti perkembangan industri digital.

“Tren kerja remote saat ini dan ke depan akan semakin berkembang, terutama dipelopori perusahaan digital. Karena itu, kita perlu beradaptasi dan mempelajarinya,” ujar Suhasman.

General Manager Health Care and Education Account Management Telkomsel, S. Handoyo Hadi, mengatakan kerja sama tersebut merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem digital di bidang pendidikan.

BACA JUGA  Kementerian Kominfo Tunjuk Makassar Tuan Rumah KIM Fest 2024

Menurutnya, dukungan Telkomsel tidak hanya mencakup penyediaan konektivitas, tetapi juga diarahkan pada pembelajaran dan pengembangan kompetensi mahasiswa. Telkomsel juga berencana mengembangkan konten pembelajaran berbasis kecerdasan buatan (AI), termasuk layanan konsultasi kesehatan dan kesehatan mental.

“Kami berkomitmen memberikan layanan maksimal, memastikan konektivitas, dan membantu proses belajar mengajar. Ke depan, kami juga membangun konten pembelajaran AI. AI sekarang bukan lagi sesuatu yang optional, tetapi sudah menjadi mandatory,” jelas Handoyo.

Melalui VirtuShip, mahasiswa dapat memperoleh materi magang yang telah diverifikasi oleh ahli, pengalaman mengerjakan real use case dan proyek Telkomsel, serta akses ke talent pool perusahaan.

Program tersebut juga dapat dikonversi ke Mata Kuliah Penguatan Kompetensi (MKPK) dengan bobot lebih dari tiga SKS, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Dengan virtual internship, kami ingin memastikan mahasiswa Unhas memiliki kesempatan yang sama untuk bisa mendapatkan pengalaman magang di Telkomsel secara online,” katanya.

Sementara itu, Career Talk menghadirkan Vice President People Development and Management Telkomsel Dudun Abdul Falah Sidiq, Prof. Suhasman, serta Andi Alya Inar Putri, mahasiswa Unhas yang meraih predikat Best Hustler IndonesiaNEXT 2026 Telkomsel dari sekitar 8.000 peserta.

BACA JUGA  Warga Tamalanrea Tolak PSEL Dekat Permukiman, Desak Pemerintah Tinjau Ulang Lokasi

Dalam sesi tersebut, Dudun menjelaskan bahwa perkembangan AI turut mengubah kebutuhan profesi di dunia kerja. Perkembangan tersebut mendorong munculnya bidang pekerjaan yang semakin spesifik, di antaranya AI engineer dan AI platform.

Prof. Suhasman menambahkan, Unhas juga tengah mempersiapkan lembaga yang berfokus pada pengembangan AI sebagai bagian dari respons terhadap perkembangan teknologi.

“AI menawarkan sejuta kemudahan. Kita masih beradaptasi, tetapi perkembangan teknologi tidak bisa ditolak. Karena itu, kita harus menyikapinya dengan bijak,” ujarnya.

Di sisi lain, Andi Alya Inar Putri menekankan pentingnya mahasiswa membekali diri dengan kemampuan di luar capaian akademik. Menurutnya, kebutuhan dunia kerja tidak hanya berkaitan dengan nilai IPK, tetapi juga kemampuan menyelesaikan persoalan secara nyata dan berpikir kritis.

“Dunia kerja tidak hanya bisa mengandalkan IPK. Yang dibutuhkan juga adalah kemampuan menyelesaikan masalah secara nyata di lapangan dan critical thinking,” ungkapnya.

Kolaborasi Unhas dan Telkomsel ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses mahasiswa terhadap pembelajaran digital, pengalaman industri, serta pengembangan kompetensi yang relevan dengan perubahan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi. (*)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button