
SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR — Krisis air bersih akibat kemarau panjang masih dirasakan sejumlah wilayah di Kota Makassar. Pemerintah kota melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus mengerahkan armada untuk mengantarkan air bersih secara gratis hingga ke permukiman warga yang membutuhkan.
Hingga 25 September 2026, Tim Tanggap Darurat Bencana (TDB) BPBD Makassar telah menyalurkan 5.138.000 liter air bersih melalui 1.096 rit atau perjalanan armada. Distribusi tersebut menjangkau 322 titik di delapan kecamatan dan 62 kelurahan.
Kepala Pelaksana BPBD Makassar, Muh. Fadli Tahar, mengatakan penyaluran dilakukan berdasarkan hasil pemantauan dan asesmen di lapangan. Tim tidak menunggu warga datang mengambil air, tetapi mengirimkan armada langsung ke lokasi yang membutuhkan.
“Anggota kami masih terus melakukan pemantauan dan assessment di lapangan. Tim kami juga terus berkoordinasi dengan pihak kelurahan, kecamatan, PDAM dan Damkarmat untuk proses penilaian dan pendistribusian itu,” ujar Fadli.
Dari total distribusi tersebut, sebanyak 28.054 kepala keluarga atau 97.356 jiwa telah menerima manfaat. Sasaran utama ialah masyarakat yang mengalami keterbatasan akses air bersih, termasuk warga yang masih mengandalkan air bawah tanah dan bukan pelanggan PDAM.





