
Tingginya animo mahasiswa tersebut sekaligus menjadi peluang bagi Unhas untuk menemukan dan mengembangkan talenta mahasiswa dalam berbagai bidang, seperti komunikasi, kepemimpinan, kedisiplinan, pelayanan, kerja sama tim, serta kemampuan menghadapi situasi yang dinamis.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unhas menekankan pentingnya memberikan ruang kepada mahasiswa untuk mengeksplorasi dan mengembangkan potensi yang dimiliki.
“Mahasiswa perlu diberi ruang untuk mengeksplorasi dan mengembangkan potensinya. Pengalaman langsung di lapangan akan membentuk best practice, meningkatkan kepercayaan diri, serta membuat mahasiswa lebih matang dan bijak dalam menghadapi berbagai persoalan,” kata Prof. Ruslin.
Dorong Keprotokoleran yang Inovatif dan Inklusif
Sementara itu, Pembina UKM Protokoler Unhas, Ishaq Rahman, mendorong agar bidang keprotokoleran terus dikembangkan secara inovatif dan adaptif. Menurutnya, UKM Protokoler dapat mengembangkan gagasan green protokoler dan accessible protokoler sebagai bagian dari inovasi penyelenggaraan kegiatan di lingkungan kampus.
“Green protokoler dapat diarahkan pada penyelenggaraan kegiatan yang lebih ramah lingkungan, sementara accessible protokoler menempatkan aksesibilitas sebagai bagian penting dalam penyelenggaraan acara. Saya membayangkan ada kegiatan di Unhas di mana MC atau petugas protokoler adalah penyandang disabilitas,” kata Ishaq.





