
“Bagi Dekranasda Kota Makassar, kehadiran kami di Kriyanusa menjadi kesempatan untuk membawa karya perajin Makassar bertemu dengan pasar dan pengunjung dari berbagai daerah,” ujar Melinda.
Dalam ajang tersebut, booth Dekranasda Kota Makassar menampilkan beragam produk kriya khas daerah, mulai dari kain tenun, baju bodo, sarung, tas Lagosi, aksesori, hingga produk berbahan alam.
Tak hanya memamerkan produk jadi, Dekranasda Makassar juga menghadirkan perajin eceng gondok untuk memperlihatkan langsung proses pembuatan karya kriya kepada pengunjung. Hal ini sekaligus memperkenalkan potensi bahan alam yang dapat diolah menjadi produk bernilai guna dan memiliki peluang ekonomi.
Melinda menilai partisipasi Makassar dalam Kriyanusa 2026 menjadi bagian dari komitmen untuk mendorong perajin daerah agar mampu mempertahankan nilai budaya sekaligus beradaptasi dengan perkembangan dan kebutuhan pasar.
Melalui pameran berskala nasional tersebut, karya perajin Makassar diharapkan semakin dikenal luas, sekaligus membuka peluang kolaborasi, promosi, dan pengembangan usaha bagi pelaku industri kriya di Kota Makassar.





