
Ia menyebut, IKA ISMEI Sulselbartra memiliki posisi strategis sebagai wadah yang dapat mempertemukan berbagai latar belakang dan keahlian. Kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dunia usaha, perbankan, industri, mahasiswa hingga masyarakat dinilai penting untuk melahirkan gagasan yang berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi.
Menurut Aliyah, pembangunan ekonomi ke depan juga membutuhkan generasi muda yang mampu melihat sekaligus menciptakan peluang baru.
“Kita membutuhkan lebih banyak generasi muda yang tidak hanya mampu membaca peluang, tetapi juga berani menciptakan peluang,” tuturnya.
Ia pun mengajak seluruh elemen untuk membangun perekonomian yang tidak hanya berorientasi pada produktivitas, tetapi juga mengedepankan inovasi, inklusivitas dan keberlanjutan.
“Mari kita bergerak dari komoditas menuju nilai tambah. Dari potensi menuju produktivitas. Dari ide menuju inovasi. Dan dari kolaborasi menuju aksi nyata,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Aliyah juga menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran Pengurus IKA ISMEI Sulselbartra periode 2025–2030 yang telah resmi dilantik.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Rachmatika Dewi, serta Bahtiar Sebayang, SE dan Hasan Basri, SE selaku Koordinator Wilayah IKA ISMEI Sulselbartra. Adapun Aditya Putra Asnawing, S.Ak., MM dipercaya sebagai Ketua Panitia Pelantikan.





