
Yusri menambahkan, keterlibatan masyarakat dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlanjutan program.
“ Masyarakat harus menjadi bagian utama dalam proses pemberdayaan, bukan hanya sebagai penerima manfaat. Karena itu, kami terus membangun kolaborasi dengan pemerintah, institusi pendidikan, komunitas, dan berbagai mitra agar potensi lokal dapat berkembang menjadi kapasitas dan peluang ekonomi,” katanya.
Capaian tersebut juga melanjutkan rekam jejak Vale Indonesia dalam ajang ICA dan ISDA. Pada ISDA 2024, perusahaan memperoleh dua Gold Awards dan tiga Silver Awards melalui sejumlah program pemberdayaan masyarakat dan lingkungan.
Kemudian pada ICA–ISDA 2025, Vale Indonesia kembali meraih Platinum dan Gold Awards melalui program Matano Iniaku serta Silver Award melalui program Closed-Loop Livestock System: Peternakan Sapi.
ICA dan ISDA sendiri merupakan penghargaan yang diselenggarakan Corporate Forum for CSR Development (CFCD) sebagai bentuk apresiasi terhadap perusahaan dan program yang berkontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan.





