
Munafri juga mengingatkan agar perayaan HJKM tidak hanya mengejar aspek hiburan. Setiap kegiatan diharapkan memiliki manfaat yang dapat dirasakan masyarakat bahkan setelah rangkaian perayaan selesai.
“Yang kedua, saya tidak mau kegiatan ini bersifat hura-hura. Bersifat hura-hura saja yang setelah itu tidak ada lagi manfaatnya,” tegasnya.
Dalam pelaksanaannya, Munafri meminta panitia mengoptimalkan berbagai potensi yang dimiliki Kota Makassar. Talenta lokal, pelaku usaha, hingga penyedia jasa dari Makassar didorong untuk terlibat dalam berbagai kebutuhan kegiatan.
“Dimaksimalkan talenta-talenta kota yang dimiliki, maksimalkan apa yang kita miliki supaya memastikan bahwa HUT ini adalah HUT yang dilaksanakan oleh Kota Makassar dan untuk warga Kota Makassar,” katanya.
Pelibatan potensi lokal tersebut dinilai penting agar HJKM tidak hanya menjadi agenda pemerintah, tetapi juga merepresentasikan identitas, kreativitas, dan partisipasi masyarakat Kota Makassar.
Selain menyiapkan konsep baru, Munafri meminta panitia melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan HJKM pada tahun sebelumnya. Evaluasi diperlukan untuk mengidentifikasi kekurangan dan menjadi bahan perbaikan agar pelaksanaan tahun ini dapat berlangsung lebih baik.





