
Ia mendorong seluruh kader untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman. Kader PKK, pengurus Dekranasda maupun Pokja Bunda PAUD dituntut kreatif, komunikatif, memiliki kemampuan manajerial serta mampu memanfaatkan teknologi dan informasi secara bijak.
Melinda menekankan, keberhasilan PKK tidak semata diukur dari banyaknya program yang dijalankan, tetapi dari manfaat yang diberikan kepada masyarakat.
“Belajar agar kita terus berkembang. Bergerak agar program tidak berhenti pada perencanaan. Berkolaborasi karena pembangunan tidak dapat dilakukan seorang diri. Dan memberikan manfaat karena pada akhirnya ukuran keberhasilan PKK adalah sejauh mana keberadaan kita benar-benar dirasakan oleh keluarga dan masyarakat,” tuturnya.
Ia juga meminta koordinasi antara TP PKK tingkat kota, kecamatan dan kelurahan terus diperkuat. Menurutnya, soliditas kader dan komunikasi yang baik menjadi modal penting agar setiap program dapat berjalan secara efektif.
“PKK yang kuat bukan hanya karena programnya banyak, tetapi karena kader-kadernya solid, komunikasinya baik, dan mampu bekerja bersama dengan hati,” katanya.





