
SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR — Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar turut menghadiri peluncuran Gerakan Nasional Peduli Tetangga yang diresmikan langsung oleh Menteri Sosial Republik Indonesia. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat Perlindungan dan Jaminan Sosial (Perlinsos) melalui peningkatan kepedulian dan semangat gotong royong di tengah masyarakat.
Kehadiran Kepala DPPKB Kota Makassar dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk partisipasi dalam mendukung penguatan kepedulian sosial, khususnya dalam membangun lingkungan masyarakat yang saling memperhatikan dan membantu warga yang membutuhkan dukungan.
Gerakan Nasional Peduli Tetangga mendorong masyarakat untuk lebih peka terhadap kondisi warga di lingkungan sekitar. Melalui gerakan ini, kepedulian antartetangga diharapkan dapat tumbuh menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam memberikan perhatian kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan.
Masyarakat juga diajak menghidupkan kembali semangat kebersamaan melalui berbagai tindakan sederhana, seperti membantu tetangga yang mengalami kesulitan dan menyampaikan informasi mengenai warga yang membutuhkan dukungan sosial kepada pihak terkait.
Penguatan kepedulian di tingkat lingkungan diharapkan dapat membantu menciptakan masyarakat yang lebih tanggap dan inklusif. Dengan keterlibatan warga, kebutuhan sosial di lingkungan sekitar dapat lebih mudah dikenali sehingga bantuan dan dukungan dapat diberikan sesuai kebutuhan.
Bagi DPPKB Kota Makassar, semangat kepedulian sosial sejalan dengan pentingnya membangun keluarga dan lingkungan masyarakat yang saling mendukung. Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat diperlukan untuk memperkuat upaya peningkatan kesejahteraan serta menciptakan lingkungan yang lebih peduli terhadap sesama.
Melalui Gerakan Nasional Peduli Tetangga, semangat “Dari tetangga, untuk tetangga” diharapkan semakin tumbuh di tengah masyarakat. Kepedulian yang dimulai dari lingkungan terdekat menjadi salah satu langkah untuk memperkuat solidaritas sosial dan mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera. (*)





