MakassarNews

Munafri Minta Camat-Lurah Tak Terjebak Seremoni, Fokus pada Dampak Nyata bagi Warga

SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin meminta seluruh camat dan lurah mengubah pola kerja pemerintahan dengan tidak lagi berorientasi pada kegiatan seremonial maupun sekadar mengejar serapan anggaran.

Arahan tersebut disampaikan Munafri dalam Rapat Koordinasi bersama jajaran pemerintah kecamatan dan kelurahan di Ruang Sipakatau, Kantor Wali Kota Makassar, Senin (5/10/2026).

Munafri menegaskan, keberhasilan pemerintah harus diukur dari dampak nyata yang dirasakan masyarakat. Ia mendorong perubahan paradigma dari governance menuju impactful governance, yakni pemerintahan yang mampu menghasilkan perubahan langsung bagi warga.

BACA JUGA  Kepuasan 79,9 Persen, Pemerintah Tegaskan Fokus pada Program Prioritas

“Jangan ukur keberhasilan dari terlaksananya kegiatan dan terserapnya anggaran. Yang kita cari adalah perubahan apa yang dihasilkan bagi kehidupan masyarakat,” ujar Munafri.

Menurutnya, pemerintah tidak cukup hanya berperan sebagai pelaksana program, tetapi harus menjadi orkestrator yang mampu menggerakkan berbagai pihak untuk menyelesaikan persoalan masyarakat secara bersama-sama.

Munafri juga mengingatkan para camat dan lurah agar tidak hanya bekerja dari balik meja. Masyarakat, kata dia, perlu ditempatkan sebagai mitra dalam menciptakan solusi, bukan semata-mata sebagai penerima bantuan.

Ia mencontohkan persoalan lintas wilayah seperti penanganan sampah di perbatasan kecamatan. Masalah tersebut tidak boleh terhambat oleh batas kewenangan maupun persoalan administrasi, tetapi harus diselesaikan melalui koordinasi dan kolaborasi antarwilayah.

BACA JUGA  Pemkot Makassar Bentuk Tim ATS, Jemput Kembali Anak Putus Sekolah

Selain itu, Munafri menekankan pentingnya menjaga kepatuhan administratif yang disertai integritas, inovasi, dan akuntabilitas. Setiap program yang dijalankan harus memiliki keberlanjutan serta benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

“Kita tidak bertanya berapa banyak program yang sudah dilaksanakan, tapi seberapa besar perubahan yang dihasilkan bagi masyarakat. Kehadiran pemerintah harus benar-benar dirasakan, bukan sekadar urusan administrasi,” tegasnya. (*)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button