
Menurut Aliyah, pengalaman belajar di luar lingkungan sekolah dapat memberikan perspektif baru bagi peserta didik. Jika dirancang dengan baik, program tersebut juga dapat menumbuhkan kemandirian, kedisiplinan, tanggung jawab, dan semangat menuntut ilmu.
“Kami berharap anak-anak kita tidak hanya membawa pulang kenangan perjalanan, tetapi juga perubahan positif dalam sikap, ibadah, kedisiplinan, dan semangat menuntut ilmu. Jadilah generasi yang memiliki cita-cita tinggi, berwawasan luas, tetapi tetap rendah hati dan berpegang teguh pada nilai-nilai agama,” pesannya.
Ia berharap program tersebut menjadi pengalaman pendidikan yang bermakna, sehingga peserta didik memiliki wawasan lebih luas sekaligus tetap menjaga jati diri sebagai generasi muslim.
Lebih lanjut, Aliyah menegaskan bahwa pembentukan karakter anak membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, sekolah, orang tua, hingga masyarakat.
Sekolah berperan dalam memberikan pengetahuan dan pembinaan, sedangkan keluarga menjadi lingkungan pertama untuk menanamkan keteladanan, kasih sayang, kedisiplinan, serta tanggung jawab.





