
SOLUSIMEDIA.ID, LUWU TIMUR — PT Vale Indonesia Tbk terus memperkuat kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi lokal melalui pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta dukungan terhadap pengembangan koperasi.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui partisipasi perusahaan dalam Pekan Expo Koperasi dan UMKM yang digelar pada 6–10 Oktober 2026 di Lapangan Iniaku, Sorowako, Kabupaten Luwu Timur. Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.
Dalam kegiatan tersebut, Vale Indonesia menerima dua penghargaan sebagai mitra strategis Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur atas kontribusinya dalam mendukung penyelenggaraan Pekan Expo Koperasi dan UMKM 2026.
Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menyampaikan apresiasi atas dukungan perusahaan yang turut berkontribusi terhadap kesuksesan kegiatan tersebut.
Presiden Direktur dan Chief Executive Officer Vale Indonesia, Bernardus Irmanto, mengatakan perusahaan berupaya memastikan keberadaan industri memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional.
Menurutnya, keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur melalui capaian produksi dan investasi, tetapi juga dari manfaat ekonomi yang dapat dirasakan masyarakat.
“Melalui kegiatan operasi, pengembangan proyek hilirisasi dan pemberdayaan UMKM, kami bermaksud membuka lebih banyak peluang ekonomi agar masyarakat dapat tumbuh bersama perkembangan industri,” ujar Bernardus.
Ia menjelaskan, dukungan perusahaan terhadap masyarakat juga mencakup berbagai bidang, mulai dari penguatan ekonomi, pendidikan, peningkatan kapasitas, kesehatan, hingga kesejahteraan.
Bernardus menambahkan, pengembangan industri nikel diharapkan menciptakan efek berganda bagi perekonomian daerah, termasuk melalui peningkatan kebutuhan barang, jasa, serta tumbuhnya usaha pendukung di sekitar kawasan industri.
Untuk membantu masyarakat memanfaatkan peluang tersebut, Vale Indonesia menjalankan program pemberdayaan UMKM yang berfokus pada peningkatan kapasitas usaha dan perluasan akses pasar.
Hingga 30 September 2026, perusahaan telah mendukung 127 UMKM yang tersebar di empat kecamatan di Kabupaten Luwu Timur, yakni Nuha, Towuti, Wasuponda, dan Malili.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 74 UMKM binaan telah memperoleh akses pasar melalui Pusat Oleh-Oleh Telaloa. Fasilitas ini membuka peluang bagi produk lokal untuk menjangkau konsumen yang lebih luas.
Upaya tersebut sejalan dengan semangat Harkopnas ke-79 bertema “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya”. Peringatan ini menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, koperasi, dunia usaha, dan masyarakat dalam membangun ekosistem ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Pemerintah berperan melalui kebijakan dan penyediaan ekosistem pendukung, koperasi mengembangkan kegiatan ekonomi berbasis keanggotaan, sementara dunia usaha berkontribusi melalui investasi, kemitraan, kegiatan operasional, dan pemberdayaan masyarakat.
Kopkar Vale Bertahan dan Berkembang Sejak 1979
Selain mendorong UMKM di sekitar wilayah operasional, perkembangan ekonomi berbasis koperasi juga terlihat melalui Koperasi Karyawan Vale (Kopkar Vale) yang telah berdiri sejak 1979.
Koperasi tersebut awalnya dibentuk untuk memenuhi kebutuhan pokok karyawan PT INCO, perusahaan yang menjadi pendahulu Vale Indonesia, di Sorowako.
Seiring perkembangan waktu, Kopkar Vale bertransformasi menjadi badan usaha mandiri dengan lebih dari 1.300 anggota. Layanan yang dikembangkan kini mencakup sektor ritel dan simpan pinjam.
Ketua Kopkar Vale, Muhammad Parawansa Lamude, menilai kemampuan beradaptasi dan berinovasi menjadi faktor penting agar koperasi tetap relevan di tengah dinamika ekonomi Sorowako.
“Koperasi tumbuh dari kebutuhan bersama. Di tengah dinamika ekonomi Sorowako, kami terus berinovasi dan membangun kemitraan agar koperasi tetap relevan serta memberikan manfaat kesejahteraan yang berkelanjutan bagi para anggota,” ujarnya.
Perkembangan Kopkar Vale menunjukkan bahwa koperasi dapat menjadi bagian penting dari aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan anggota sekaligus menjaga keberlanjutan usaha.
Melalui dukungan terhadap UMKM dan penguatan koperasi, Vale Indonesia menegaskan komitmennya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang berjalan seiring dengan perkembangan industri nikel di Kabupaten Luwu Timur. (*)





