
Mantan Camat Ujung Pandang itu juga menyoroti peran strategis petugas protokol dalam menjaga citra, marwah, dan wibawa pimpinan daerah. Menurutnya, pemahaman mengenai aturan keprotokolan serta teknik komunikasi yang tepat perlu dimiliki seluruh unit kerja, bukan hanya Bagian Prokopim.
“Protokol adalah garda terdepan pimpinan. Baik buruknya citra dan wibawa wali kota maupun wakil wali kota sangat dipengaruhi oleh kesiapan serta keandalan petugas protokol di lapangan,” tegasnya.
Andi Zulkifly meminta seluruh peserta mengikuti bimtek dengan serius dan tidak sekadar menganggapnya sebagai formalitas perjalanan dinas. Ia berharap materi yang disampaikan para narasumber dapat diterapkan langsung di instansi masing-masing.
Penerapan kompetensi tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi pelaksanaan kegiatan, menata penyelenggaraan acara secara lebih tertib, serta memperkuat kemampuan ASN dalam menghadapi situasi krisis yang berkaitan dengan keprotokolan.
Selain itu, peningkatan kemampuan komunikasi dan pengelolaan jadwal kegiatan diharapkan turut mendorong kualitas pelayanan publik di setiap SKPD sekaligus mengurangi keluhan masyarakat akibat kendala komunikasi maupun pelayanan.





