
“Saya lihat kondisi tidak bisa begitu, puskesmas tempat pelayanan kesehatanlah. Kalau bangunannya jorok, bagaimana mau bersih, bagaimana mau sehat?” ujarnya.
Munafri bahkan meminta area belakang yang dinilai kumuh segera ditata dan dibersihkan. Ia menegaskan, area tersebut tidak boleh lagi dibiarkan dalam kondisi yang sama.
“Saya minta untuk diperhatikan, untuk cepat mengantisipasi ini, menangani kondisi ini. Saya tidak mau lagi lihat yang di belakang itu. Dibongkar aja,” tegasnya.
Meski demikian, ia tidak mempermasalahkan area yang dimanfaatkan sebagai tempat istirahat selama kebersihan dan penataannya tetap terjaga.
“Tidak apa-apa ada yang inap untuk tempat istirahat, tapi harus bersih dong,” tambahnya.
Selain menyoroti kebersihan, Munafri meminta seluruh puskesmas di Makassar meningkatkan kesiapsiagaan dalam menangani masyarakat yang mengalami keluhan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Kesiapan tenaga medis, pelayanan pasien, dan fasilitas pendukung harus dipastikan tetap optimal selama kondisi kualitas udara masih perlu diwaspadai.
“Waspada terhadap penyakit ISPA ini ada di beberapa puskesmas. Tadi kita melihat beberapa pasien datang dengan keluhan seperti ISPA, ini kita minta kesiapan puskesmas,” jelasnya.





