MakassarNews

Hari Santri 2026, Munafri Dorong Pesantren Makassar Perkuat Pendidikan dan Adaptasi Teknologi

SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mendorong penguatan kualitas pendidikan pondok pesantren agar mampu mencetak santri yang unggul dalam ilmu pengetahuan, teknologi, serta memiliki karakter dan pemahaman agama yang kuat.

Pesan tersebut disampaikan Munafri saat memimpin upacara Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 tingkat Kota Makassar di halaman Balai Kota Makassar, Jumat (23/10/2026).

Upacara tersebut diikuti sekitar 1.000 santri dan santriwati dari 35 pondok pesantren serta lembaga pendidikan Islam di Kota Makassar.

Dalam amanat Menteri Agama RI yang dibacakannya, Munafri mengingatkan kembali sejarah Resolusi Jihad pada 22 Oktober 1945 sebagai tonggak perjuangan ulama dan santri dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Mengusung tema nasional “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”, peringatan ini menjadi momentum untuk mendorong santri mengambil peran strategis dalam pembangunan bangsa di berbagai bidang.

BACA JUGA  Masyarakat Makassar Makin Solid Menangkan INIMI-DIA di Pilkada 2024

“Santri bisa menjadi apa saja, mulai dari ulama, ilmuwan, pendidik, pengusaha, hingga pemimpin bangsa, selama terus belajar, bersungguh-sungguh, dan mengabdikan ilmunya bagi kemajuan Indonesia,” ujar Munafri saat membacakan amanat tersebut.

Usai upacara, Munafri menekankan pentingnya modernisasi pendidikan pesantren melalui penguatan materi sains dan teknologi tanpa mengesampingkan pembentukan akhlak serta nilai-nilai keagamaan.

Menurutnya, keseimbangan antara kemampuan akademik dan kedalaman spiritual menjadi bekal penting bagi santri untuk menghadapi tantangan era digital sekaligus bersaing di berbagai sektor profesional.

“Di pesantren ini lagi-lagi kita berharap tidak hanya dalam proses pendidikan, peningkatan knowledge, pengetahuan, tapi juga bagaimana santri ini lengkap dengan pengetahuan dan pendidikan akhlak, keagamaan,” katanya.

Selain peningkatan kualitas pembelajaran, Pemkot Makassar juga mendorong dukungan terhadap akses pendidikan dan pemenuhan kebutuhan sarana prasarana pesantren melalui kolaborasi lintas instansi.

BACA JUGA  Bapenda Kota Makassar Hadiri Pembukaan Wali Kota Padel Cup 2025

Munafri menyebutkan, kerja sama dengan Kementerian Agama Kota Makassar, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), serta Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kota Makassar telah mencakup pemberian beasiswa bagi santri hingga dukungan pembangunan dan pembenahan infrastruktur pesantren.

“Melalui kerja sama dengan Kementerian Agama, BAZNAS, dan bagian Kesra Kota Makassar, banyak hal yang sudah dilakukan, mulai dari pemberian beasiswa hingga dukungan pembangunan sarana, prasarana, hingga infrastruktur pesantren,” ungkapnya.

Meski demikian, dalam kegiatan tersebut belum dipaparkan secara terperinci mengenai besaran anggaran bantuan pada tahun 2026 maupun daftar pesantren penerima manfaat.

Pemkot Makassar berharap penguatan pendidikan, dukungan fasilitas, dan kolaborasi lintas sektor dapat meningkatkan kualitas lulusan pesantren. Dengan bekal ilmu pengetahuan, keterampilan, dan akhlak yang baik, para santri diharapkan mampu berkontribusi lebih luas dalam pembangunan daerah maupun nasional. (*)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button