
Untuk mengantisipasi keterbatasan tersebut, ia meminta Bagian Protokol dan Sekretariat DPRD Makassar memperkuat koordinasi dalam menyusun pemetaan tempat duduk bagi pimpinan sidang, anggota dewan, serta tamu VVIP dan VIP. Penataan daftar undangan juga perlu disesuaikan dengan kapasitas lokasi.
Selain itu, Andi Zulkifly mendorong penyediaan akses siaran langsung melalui live streaming atau Zoom hingga tingkat kelurahan agar masyarakat tetap dapat mengikuti jalannya rapat paripurna meskipun tidak hadir langsung di lokasi.
“Kami minta Bagian Protokol mengatur ulang pemetaan tempat duduk dan menyusun skema alur tamu. Pengurangan kapasitas tempat ini juga perlu disiasati dengan penyediaan fasilitas live streaming atau saluran Zoom hingga ke tingkat kelurahan agar masyarakat tetap bisa mengikuti jalannya sidang paripurna,” katanya.
Dalam rapat tersebut, Andi Zulkifly juga meminta Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Makassar segera menuntaskan video dokumenter mengenai capaian kinerja dan penghargaan Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin. Video tersebut ditargetkan selesai dan siap ditinjau pada 1 November 2026.





