
SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR — Realisasi investasi di Kota Makassar mencapai Rp5,003 triliun sepanjang Januari–September 2026. Capaian tersebut meningkat 22,07 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp4,09 triliun, sekaligus menempatkan Makassar sebagai kontributor investasi terbesar di Sulawesi Selatan.
Berdasarkan laporan kegiatan penanaman modal (LKPM), nilai investasi tersebut bertambah sekitar Rp904,80 miliar dibandingkan Januari–September 2025. Dari total investasi Sulawesi Selatan yang mencapai Rp15,25 triliun, Makassar menyumbang 32,80 persen, sedangkan 23 kabupaten/kota lainnya berkontribusi sebesar 67,20 persen.
Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) menjadi penggerak utama pertumbuhan investasi dengan nilai Rp4,32 triliun atau 86,43 persen dari total realisasi. Nilai tersebut meningkat 34,32 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp3,22 triliun.
Sebaliknya, Penanaman Modal Asing (PMA) tercatat Rp678,80 miliar atau 13,57 persen dari total investasi. Angka ini turun 22,77 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp878,98 miliar.
Realisasi investasi tersebut berasal dari 12.343 proyek dan menyerap 10.426 tenaga kerja Indonesia. Kinerja investasi juga menunjukkan penguatan pada Triwulan III 2026, dengan realisasi PMDN mencapai Rp2,22 triliun.





