
Adapun aspek penilaian meliputi legalitas kepengurusan melalui surat keputusan lurah, fungsi sarana dalam memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, tertib administrasi, hingga inovasi dalam pengelolaan fasilitas.
Zuhaelsi berharap ketiga agenda tersebut tidak hanya menjadi bagian dari kemeriahan peringatan HUT ke-419 Kota Makassar, tetapi juga menghasilkan perubahan nyata yang dapat dirasakan masyarakat.
“Semarak hari jadi Kota Makassar 2026, tidak hanya dirasakan melalui kegiatan perayaan, tetapi kami Dinas PU menghadirkan manfaat nyata berupa lingkungan yang lebih bersih, tertata, dan nyaman bagi masyarakat,” tukasnya.
Melalui rangkaian program ini, Dinas PU mendorong agar semangat pembenahan lingkungan tidak berhenti pada perlombaan maupun momentum perayaan. Pemeliharaan drainase, perawatan kawasan lorong, dan pengelolaan air bersih diharapkan terus berjalan setelah peringatan hari jadi kota berakhir. (*)





