MakassarNews

TP PKK Makassar Gandeng Unhas, Perkuat Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular

SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR — Tim Penggerak (TP) PKK Kota Makassar menggandeng Universitas Hasanuddin (Unhas) untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pencegahan dan deteksi dini Penyakit Tidak Menular (PTM).

Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui kegiatan edukasi dan skrining kesehatan yang melibatkan ratusan kader PKK dan Posyandu se-Kota Makassar. Kegiatan berlangsung di Auditorium Gedung PKK Kota Makassar selama dua hari, Kamis–Jumat (5–6/11/2026).

Diinisiasi Kelompok Kerja (Pokja) IV TP PKK Kota Makassar, kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas kader dalam memberikan edukasi kesehatan sekaligus mendorong upaya pencegahan penyakit dari lingkungan keluarga.

Dalam pelaksanaannya, TP PKK melibatkan tim dokter dan dosen Program Studi Patologi Anatomi Unhas. Para peserta mendapatkan pembekalan mengenai faktor risiko, langkah pencegahan, serta pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Ketua Pokja IV TP PKK Kota Makassar, Indira Purnama Sari, mengatakan kader PKK memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesadaran kesehatan masyarakat karena berinteraksi langsung dengan warga di lingkungan masing-masing.

BACA JUGA  OJK Lakukan Peningkatan Infrastruktur, Akses SLIK Buka Kembali 26 Agustus

Melalui pelatihan tersebut, ia berharap kader tidak hanya memahami berbagai jenis PTM, tetapi juga mampu mengenali gejala, mengetahui langkah pencegahan, serta menyampaikan informasi kesehatan kepada masyarakat.

Dalam materi mengenai penyakit metabolik, Dr. Elvira dari Unhas mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap hipertensi dan diabetes melitus yang kerap tidak menunjukkan gejala pada tahap awal.

Ia menjelaskan, pemeriksaan tekanan darah dan kadar gula secara rutin menjadi langkah penting untuk mengetahui kondisi kesehatan sekaligus mencegah risiko komplikasi.

Selain pemeriksaan berkala, pengendalian kedua penyakit tersebut juga perlu didukung penerapan pola hidup sehat, seperti membatasi konsumsi garam, menjaga berat badan ideal, rutin beraktivitas fisik, dan mengatur pola makan seimbang.

BACA JUGA  OJK Gencarkan Edukasi dan Program UMKM, Jangkau Ratusan Ribu Masyarakat

Edukasi juga mencakup kesehatan reproduksi perempuan, khususnya pencegahan dan deteksi dini kanker serviks serta kanker payudara.

Dalam sesi tersebut, tim medis Unhas memberikan pembekalan mengenai teknik Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI), serta pentingnya pemeriksaan Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA) dan tes HPV untuk mendeteksi risiko kanker serviks.

Melalui sinergi ini, TP PKK Kota Makassar menargetkan pengetahuan yang diperoleh para kader dapat diteruskan kepada masyarakat hingga tingkat RT dan RW.

Penguatan kapasitas kader diharapkan menjadi langkah preventif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan, sekaligus mendorong penerapan pola hidup sehat guna menekan risiko penyakit tidak menular di Kota Makassar. (*)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button