
SOLUSIMEDIA.ID,JAKARTA-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memproyeksikan pertumbuhan piutang pembiayaan industri multifinance pada 2026 berada di kisaran 6 hingga 8 persen. Pertumbuhan ini dinilai realistis dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi serta target industri.
Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan OJK, Agusman, menyampaikan bahwa prospek tersebut tetap didukung oleh kebutuhan pembiayaan, khususnya di sektor produktif.
“Proyeksi pertumbuhan piutang 6–8 persen pada 2026 dinilai realistis dengan mempertimbangkan target industri dan kondisi perekonomian,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (22/3/2026).
Ia menambahkan, untuk mencapai target tersebut, perusahaan pembiayaan perlu mengoptimalkan potensi sektor dan wilayah yang prospektif, sembari menjaga kualitas aset serta memperkuat manajemen risiko.
Di sisi lain, segmen pembiayaan modal kerja diperkirakan masih menjadi salah satu motor utama pertumbuhan industri multifinance. Hal ini sejalan dengan meningkatnya kebutuhan pembiayaan untuk mendukung aktivitas usaha masyarakat.
“Segmen pembiayaan modal kerja diperkirakan tetap menjadi penopang pertumbuhan multifinance pada 2026, seiring kebutuhan masyarakat dalam pengadaan barang dan jasa serta ekspansi usaha,” jelasnya.





