
SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar terus membenahi sistem pengelolaan sampah dengan memperkuat armada pengangkutan sekaligus mendorong penggunaan teknologi pengolahan. Upaya tersebut dilakukan untuk menghadapi tingginya volume sampah harian yang dihasilkan masyarakat.
Pembenahan tidak hanya menyasar armada pengangkut menuju Tempat Pemrosesan Akhir (TPA), tetapi juga diarahkan hingga tingkat rumah tangga dan kecamatan melalui pemilahan serta pengolahan sampah dari sumbernya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar, Helmy Budiman, mengatakan kelancaran proses pengangkutan sampah sangat bergantung pada kondisi armada yang beroperasi di 14 kecamatan.
Berdasarkan data inventaris hingga 2026, DLH Makassar memiliki 1.073 unit motor roda tiga. Dari jumlah tersebut, 760 unit dalam kondisi baik, 236 unit rusak ringan, dan 77 unit mengalami rusak berat.
Untuk armada Tangkasaki, dari total 221 unit, sebanyak 183 unit masih aktif beroperasi, 35 unit rusak ringan, dan tiga unit rusak berat.
Sementara itu, terdapat 147 unit dump truck atau armada terbuka dengan rincian 103 unit dalam kondisi baik dan 44 unit rusak ringan.





