
SOLUSIMEDIA.ID, MANGGARAI TIMUR — Respons kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur terus diperluas. Tim Kuliah Kerja Nyata Tematik Tanggap Bencana (KKN-TB) Universitas Hasanuddin (Unhas) Gelombang 117 bersama Agam Rinjani dan mitra dari Brasil, Bruno Tavarez, bergerak menjangkau sejumlah wilayah untuk memetakan kebutuhan sekaligus menyalurkan bantuan.
Kolaborasi yang berlangsung sejak 23 Agustus 2026 tersebut mencakup pemetaan kebutuhan warga, peninjauan lokasi terdampak, distribusi bantuan, hingga dukungan layanan kesehatan, psikososial, serta WASH (Water, Sanitation, and Hygiene).
Di Manggarai Timur, mahasiswa Unhas Muhammad Aflahal Mukmin dari Ilmu Hubungan Internasional dan Lantar Maulana Anugerah Daiva dari Pendidikan Dokter bersama Agam Rinjani dan Bruno Tavarez turun melakukan pemetaan di sejumlah titik.
Wilayah yang dipantau antara lain Gongger Bawah, Satarteu, Ronting, Desa Dampek, hingga Puskesmas Dampek.
Pemetaan tersebut dilakukan untuk mengetahui kondisi dan kebutuhan masyarakat secara langsung. Data lapangan kemudian menjadi dasar dalam menentukan bantuan prioritas agar dapat disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.





