
SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR — Universitas Hasanuddin (Unhas) memperluas jejaring internasional dengan menjalin sembilan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) bersama perguruan tinggi dari lima negara dalam kurun waktu tiga pekan.
Kemitraan tersebut melibatkan institusi pendidikan tinggi dari Turki, Filipina, Taiwan, Malaysia, dan Australia. Kerja sama ini diarahkan untuk membuka peluang pengembangan pendidikan, studi lanjut, penelitian lintas negara, hingga publikasi ilmiah bersama.
Wakil Rektor Bidang Kemitraan, Internasionalisasi, dan Kealumnian Unhas, Prof. Ir. Suharman Hamzah, S.T., M.T., Ph.D. (Eng)., HSE, mengatakan perluasan jejaring internasional harus diikuti dengan program konkret yang memberikan manfaat bagi mahasiswa, dosen, dan institusi.
Menurutnya, keberhasilan kemitraan tidak hanya diukur dari jumlah nota kesepahaman yang ditandatangani, tetapi juga dari peluang akademik yang dapat diwujudkan melalui kolaborasi kedua belah pihak.
Suharman menjelaskan, salah satu peluang yang ingin dikembangkan ialah program double degree atau gelar ganda yang memungkinkan mahasiswa memperoleh pengalaman akademik di perguruan tinggi mitra. Selain itu, kerja sama tersebut diharapkan memperluas kesempatan dosen untuk melakukan penelitian dan menghasilkan publikasi ilmiah bersama.





