MakassarNews

Unhas Jalin Sembilan Kerja Sama dengan Kampus di Lima Negara, Buka Peluang Double Degree

SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR — Universitas Hasanuddin (Unhas) memperluas jejaring internasional dengan menjalin sembilan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) bersama perguruan tinggi dari lima negara dalam kurun waktu tiga pekan.

Kemitraan tersebut melibatkan institusi pendidikan tinggi dari Turki, Filipina, Taiwan, Malaysia, dan Australia. Kerja sama ini diarahkan untuk membuka peluang pengembangan pendidikan, studi lanjut, penelitian lintas negara, hingga publikasi ilmiah bersama.

Wakil Rektor Bidang Kemitraan, Internasionalisasi, dan Kealumnian Unhas, Prof. Ir. Suharman Hamzah, S.T., M.T., Ph.D. (Eng)., HSE, mengatakan perluasan jejaring internasional harus diikuti dengan program konkret yang memberikan manfaat bagi mahasiswa, dosen, dan institusi.

Menurutnya, keberhasilan kemitraan tidak hanya diukur dari jumlah nota kesepahaman yang ditandatangani, tetapi juga dari peluang akademik yang dapat diwujudkan melalui kolaborasi kedua belah pihak.

Suharman menjelaskan, salah satu peluang yang ingin dikembangkan ialah program double degree atau gelar ganda yang memungkinkan mahasiswa memperoleh pengalaman akademik di perguruan tinggi mitra. Selain itu, kerja sama tersebut diharapkan memperluas kesempatan dosen untuk melakukan penelitian dan menghasilkan publikasi ilmiah bersama.

BACA JUGA  Mau Kuliah di Unhas? Ayo.Hadiri Unhas Open Day 2026

Adapun sembilan perguruan tinggi yang menjalin kemitraan dengan Unhas meliputi Suleyman Demirel University dari Turki, Nueva Vizcaya State University, University of San Carlos, University of Nueva Caceres, dan De La Salle University–Dasmariñas dari Filipina.

Kemitraan lainnya melibatkan National Formosa University dan Ming-Chuan University dari Taiwan, SEGi University dari Malaysia, serta The University of Queensland dari Australia.

Penandatanganan nota kesepahaman dilaksanakan melalui mekanisme langsung maupun desk-to-desk, sesuai dengan proses dan kebutuhan masing-masing institusi. Jangkauan mitra tersebut memperkuat hubungan akademik Unhas dengan perguruan tinggi di kawasan Asia Tenggara, Asia Timur, Australia, hingga Turki.

Di bidang pendidikan, kerja sama ini berpotensi dikembangkan melalui pertukaran mahasiswa, kesempatan studi lanjut, program gelar ganda, serta berbagai kegiatan akademik bersama. Program-program tersebut diharapkan memberikan akses lebih luas bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman belajar dalam lingkungan internasional.

BACA JUGA  Disbud Kota Makassar Dorong Pemeliharaan Cagar Budaya sebagai Media Edukasi Intergenerasi

Sementara itu, bagi dosen dan peneliti, kemitraan ini membuka peluang untuk mengembangkan penelitian lintas institusi, bertukar keahlian, serta meningkatkan kualitas dan produktivitas publikasi ilmiah melalui kolaborasi dengan akademisi dari berbagai negara.

Suharman menegaskan, realisasi kerja sama membutuhkan tindak lanjut di tingkat fakultas dan program studi. Langkah tersebut mencakup pemetaan bidang keilmuan yang relevan, penyusunan skema kegiatan, serta pembahasan teknis bersama perguruan tinggi mitra agar program yang dirancang sesuai dengan kebutuhan akademik.

Melalui perluasan jejaring internasional ini, Unhas berupaya mempertemukan potensi keilmuan, pengalaman pendidikan, dan kapasitas riset dari berbagai negara. Implementasi yang terarah diharapkan menjadikan sembilan kemitraan tersebut sebagai peluang nyata untuk meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat riset, dan mendorong daya saing sivitas akademika Unhas di tingkat global. (*)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button