
“Selama ini, sebagian besar produk-produk hasil penelitian hanya sampai pada prototipe dan berakhir di lemari-lemari pameran sebagai bahan etalase,” ungkap Prof Adi.
Rektor Unhas, Prof. JJ lanjut WR IV, juga telah membuat kebijakan hilirisasi dan meminta Wakil Rektor IV untuk mengawal program ini. Satu bulan, kami di targetkan untuk bisa melakukan hilirisasi produk ke pasar minimal 1 produk. Produk coklat dan kopi dari Unhas yang selama ini memang dikenal mempunyai kualitas yang baik kemudian dilirik oleh investor luar negeri, terutama dari Mesir.
Prof Adi mengungkapkan, Kerja sama bisnis ini tercipta diawali kunjungan rombongan Unhas yang dipimpin oleh WR IV ke beberapa Universitas di Mesir di awal tahun yang lalu, Unhas diundang untuk mengikuti pameran coklat dan kopi terbesar di Afrika, yaitu Cafex Expo di Mesir.
Di dalam pameran ini kemudian dilakukan temu bisnis dan Unhas yang diwakili oleh Direktur STP menandatangani MoU untuk kerjasama bisnis ini. Diharapkan dengan adanya kerjasama bisnis ini, maka produk-produk Unhas akan semakin banyak yang bisa dihilirisasi dan masuk pasar, sehingga nilai tambah semakin meningkat.





