
SOLUSIMEDIA.ID,MAKASSAR-Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) tidak hanya menuntut kesiapan akademik peserta, tetapi juga dukungan sistem kesehatan yang sigap dan terukur. Di tengah tekanan ujian, kehadiran tenaga medis menjadi elemen penting untuk memastikan seluruh proses berlangsung aman, stabil, dan tanpa hambatan.
Di Universitas Hasanuddin (Unhas), tenaga medis memegang peran krusial sebagai garda terdepan dalam mengantisipasi dan menangani berbagai kondisi darurat. Dengan pendekatan berbasis asesmen klinis dan respons cepat, setiap keluhan peserta ditangani secara profesional tanpa mengganggu jalannya ujian.
Kepala Subdirektorat Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Unhas, Prof. Dr. Lalu Muhammad Saleh, SKM., M.Kes., menegaskan, kesiapsiagaan tim medis menjadi bagian integral dari pelaksanaan UTBK. Kehadiran tenaga medis di titik-titik strategis memungkinkan penanganan cepat terhadap berbagai situasi yang muncul di lapangan.
“Tim medis memiliki peran krusial dalam memastikan seluruh proses ujian berjalan lancar. Penanganan yang cepat dan tepat menjadi prioritas utama kami, sehingga peserta tetap merasa aman dan terlindungi selama mengikuti UTBK,” jelas Prof Lalu.





